Monday, December 13, 2010

Untuk Sahabat

 Aku Tahu

 Di sebalik kekerasan,
 Di celah-celah keegoan
 Di setiap inci kemarahan
 dan raut wajah bengis

 Masih akan terselit Kasih...


 Aku Tahu

 Layar antagonis itu
 Hanya Drama
 Emosi yang di tuang itu
 Hanya Pergumulan rasa
 yang tidak sengaja

 kerana peribadi mu aku percaya...


 Aku Tahu

 Dendam yang bersarang itu
 sifatnya sementara
 rakusnya tutur bicara
 Di hulu nya akan bertemu noktah

 kerana kita cuma manusia....

 Aku Tahu

 Di setiap salah pasti ada maaf
 Di setiap kesakitan pasti ada kebahagiaan

 

Saturday, December 11, 2010

Konklusi

Salam Sejahtera...

 Hari Ini Aku cuba keluar dari kebiasaan aku...

 Setelah Hampir sekian lama
 terperangkap dalam satu ruang
 yang tidak dapat aku defenisikan
 Apa dan bagaimana ruang itu

 Tapi

 Apa yang aku tahu, Ianya Seperti dadah
 yang buat aku rasa ingin lagi
 buat aku tidak mencukupi
 Ketagih.....

 Namun

 aku perlu juga hidup seperti manusia biasa kan
 menjalankan rutin harian
 dan mungkin melupakan seketika frasa Falsampah yang sering
 aku gunakan untuk mempersoalkan sesuatu

 Aku Dengar cakap-cakap orang yang mengatakan
 bahawa jika kita mampu menyusun kata dengan baik
 kita mampu mengetarkan semua orang
 betul ke?

 Kau jawablah tanya itu?

 Bagi aku menulis itu seperti doa..
 kau sedang berbicara dengan orang yang satu lagi
 itu bagi aku, Mungkin tak ada kebenaran...

 Hari ini aku hanya berbual-bual kosong
 Terpisah daripada garis dan paksi persoalan- persoalan
 yang sering menjadi orbit tanya kepada
 semua yang sedang berlaku dalam persekitaran aku....

 19 hari lagi
 kita bakal mengharungi sebuah tahun yang baru
 Mudah-mudahan Hidup akan lebih sukses ya....

 Jadi apa kata aku gunakan kesempatan ini
 untuk hijrahkan sepenuh kemaafan kepada tuhan, keluarga,
 kawan-kawan sejati, Musuh aku,bekas cewek
 dan setiap insan yang telah pernah aku kasari dengan
 kata atau perbuatan......

 Sekian

Monday, December 6, 2010

Telegram Rindu #44

Cahaya bulan itu pucat
sinarannya agak pecah-pecah
sunyi pula memainkan karektornya
menembusi keseluruhan persegi lewat malam

Sambil angin mengalir lembut
singgah di tengah-tengah paksi keliru
cuba mengacah- acah
dan mengejek Sunyi....

Perarakan awan tidak sekata
tertinggal-tinggal
kadang tidak bergerak seakan merajuk

Mimpi pula tidak Hadir
mungkin penat menunggu
orang-orang mulai senyap
hanya kenangan melambai longlai

Lalu simbiosis tidak lengkap
dan hanya Membekaskan rindu...


p/s Ibu...Bapa...adik-adik ku...aku rindu!

Tuesday, November 30, 2010

Tangan Desa

Perfume badan aku
yang masih berbau sampah
dan kekampungan
masih melekit-lekit di badan....
bau itu juga kadang-kadang hadir berselang seli dengan
air keringat aku yang tawar tidak berperisa ......

Tangan kanan aku pula.....
masih terdapat carit barit
ataupun jalur balur sengsara....
yang memberi maklumat
betapa berhempas pulasnya aku
sebagai seorang jantan...

Menyesal kah aku dengan kehidupan ini?...
Menyesal kah aku terpilih sebagai seorang jantan?
Menyesal kah aku dengan Jalan ini?...
Apa pula  kata tuhan yang memberi aku
peluang hidup ini....

Ini jalan yang aku telah pilih...so...kental saja lah menghadapi!



P/s Tak abis-abis menyalahkan hidup....Bodoh!





Saturday, November 20, 2010

Enzim Amilaze


Dia ne bukannya tuhan
Tapi yakin bercakap
tentang esok pagi...

Dia ne bukannya hakim
yang arif lagi demkorasi
Tapi menjatuh Hukum tanpa
bicara....

Nak cari makan katanya.....
Kau Memang Banyak Temberang...

Eh'....

Apa kata kau berdiri santai
Di Hadapan ku untuk beberapa Moment
Dengan posisi senang diri itu...

Sambil Aku  Mencuba gigih
sirami Dikau dengan Enzim Amilaze Ku!!




P/s Seronok terperangkap di ruang nyata dan maya....

Saturday, November 6, 2010

Prakata si Dungu

Dalam kekeliruan...
Entahlah.....

Barangkali ada terlalu banyak Hal...
dan perkara yang difikir...
dan semuanya diakhiri dengan tanda tanya...

Perlambangan sudah di Diperkenankan...
kata-kata khiasan sudah di catat pantatkan....
Masih lagi....

Masih belum mampu...
Menelanjangkan Keterlanjangan

Apakah aku terlalu Bodoh dan Dungu atau Hidup
Memang Seharusnya begini?...

P/s 'Jalan hidup jarang-jarang Mencapai titik stabil'

Sunday, September 26, 2010

Mimpi Itu selesai Vol 2

hampir setiap waktu
aku memujuk diri
untuk terus bermimpi

aku percaya
selagi dunia masih berputar
selama itu aku harus bermimpi

aku kecewa dan hancur
kadang manusia
memperlekehkan mimpi...
dan menyiatnya
dengan defenisi mimpi itu mainan tidur

aku tetap percaya
walau sekadar bermimpi

bahawa ada yang akan
merealisasikan mimpiku
untuk keluar dari dunia yang
lebih baik dari dunia kecilku

bait yang aku kutip dari sebuah
lagu yang aku percaya
menjadi tulang belakang
kesemua mimpi aku yang sudah-sudah

dan aku namakan
mimpi itu sebagai
erti hari ini

P/s Aku Masih mentah'

Wednesday, September 22, 2010

Mimpi Itu selesai Vol 1

Sebenarnya jika aku berpeluang...
aku percaya....

aku percaya
bahawa mimpi yang selama ini
sering meniduri dan merogol
setiap tidur ku akan datang semula...
mungkin dengan watak yang baru
dan destinasi yang baru

jujur..tak terungkai bagaimana
aku harus olah mimpi itu..
bagi aku mimpi itu bukan
permainan tidur...
besar maknanya...
dan aku percaya!

indah tidak cukup mengambarkan...
bahagia tidak mampu menandingi..

satu hal yang aku sialkan selama
ini....

aku harus bangun dari mimpi itu..
bangkit dan membasuh muka...

mimpi itu selesai........


P/s ada-ada saja cerita yang diwarnakan hitam
bagi menolak putih-putih itu..
..

Friday, September 3, 2010

Pro cincai


Dengan pertukaran hari-hari yang berlansung deras 
memadam hari -hari yang terbelakang
cepat betul masa menjalankan tugas, 
kata-kata yang aku pinjam dari pemikir profesional
dan untuk itu sekali lagi aku menjalankan tugas
aku sebagai pendengar setia dan peneroka 
ilmu maya yang sabar tanpa mengenal erti jemu

Dengan laman facebook pula menjadi isteri kedua 
 menulis pula sudah menjadi darah aku sebenarnya
dan persoalan yang belum pernah terungkai 
secara sempurnanya....

adakah ini yang aku inginkan
atau aku hanya mengejar dunia semata-mata
ku harap aku dan kau masih percaya


p/s catatan basuh muka

Wednesday, September 1, 2010

Penakut

Tak semua yang kau rancangkan akan berlaku
mungkin kadang-kadang tidak adil bagi kita
melihat kau hanya seorang kebanyakan
kepayahan kau lagi lah terserlah

macam kau cinta seseorang tapi kau tak pernah tunjuk?
siapa aku untuk mengubah kau?
yang tetap kau mahukan
akan pasti kau kejar





p/s Nota-nota kecil bertempiaran

Sunday, August 29, 2010

Hari Aku Santai dan bersahaja'

Ayuh! beraksi...........
perkataan itu merupakan mukadimah entri aku kali ini
Tidak seperti hari-hari lain aku men'entri'kan diri...
mood aku kali ini lebih ceria konon-kononya...

lebih bahagia....
lebih indah
lebih manis...
lebih krim!........
jadi ayuh beraksi...


        
masih tak cukup!...
apa kata kita buih-buihkan
kesempatan gembiranya hidup ini
dengan buih-buih cinta!

wah!..indahnya hidup....
kata diri aku kepada diri aku sendiri...
lalu menyapa dan mengusap figura
yang sudah lama bersiap sedia meraih
gembiranya sementara ini.....persetan!
ayuh beraksi!

aku ke entri terakhir dalam plot ini...
penceritaan tak bertuan ini....
tak bermotif ini...
tanpa hala tuju yang jelas....
mungkin hanya aku sebagai seorang aku
dan tuhan yang mampu menyelongkar




p/s Beri aku waktu untuk perjelaskan....

Monday, August 23, 2010

Hambar

Bagaimana lagi untuk aku gambarkan kehambaran itu
ruang itu terlalu hambar bagi ku
ruang itu untuk raja drama
ruang itu untuk penipu profesional
walau kau mampu terus di situ...

aku ni manusia pegang
pada apa yang aku rasa dan percaya
jangan mimpi kau boleh melenturkan aku
aku tetap akan begini
dan akan terus begini
biar kau tembok besar china

mungkin kau tidak akan menyebelahi aku
sebagai darah aku
dan aku percaya ini tidak adil
tidak adil untuk aku,kau dan mereka

eh!kau pernah tak cuba memahami aku?..
bersatu yang kau ucap itu
kau tak pernah tunjukkan
kau tak pernah tunjukkan jalan keluar
malahan kau sangat hambar!


        sekadar Roman picisan
P/s  ruang masih tak menyebelahi aku

Sunday, August 22, 2010

Kesempatan yang Baru

Jam di usia 2.30am
waktu- waktu yang kononya
sering menjadi sahabat karib
aku menulis dokumen mentah
di dalam otak pikiran aku......


Dokumen mentah yang bersalut virus
yang belum dihitung piawainya
yang tidak punya kesahihan
yang tidak takut jemu
mengasak aku memuntahkan
mengajak aku mendiam sementara
berehat di anjung lalu bermanja
dengan figura- figura yang sedang mengamati
aku .....

sekadar gambar hiasan
Hidup belum cukup menyenangkan aku
kadang-kadang masih terasa kosong...
walaupun terkadang lebih banyak
kegembiran konon-kononya melingkari
kitaran hidup aku sebagai seorang aku.....
tapi masih tidak mampu menyerap
teriakan rasa yang menyelinap
dalam pikiran aku....

P/s Berusaha mendefinisikan diri.......






Monday, August 16, 2010

Pulang kami merindukan mu legend......

                                                                           Boy & adris 


Bapanya mahukannya jadi seorang askar,
Bukan cita-citanya,
Bukan impiannya.
Dia terlalu muda tuk tinggalkan keluarga,
Bila tiba masanya,
Pilu mula terasa.
Berkecamuk hati,hatinya sendiri,
Persoalannya kini,sampai bila mampu ku bertahan,
Mampukah ku bertahan?
Wowo,
Nampak ketarakah dilema di wajah ku,
Wowo,
Diluarnya tenang tapi tuhan saja tahu.
Wowo,
Nampak ketarakah dilema di wajah ku,
Wowo,
Diluarnya tenang tapi tuhan saja tahu.
Beginikah selalunya cinta,
Diakhiri sengsara,
Setelah dicurahkan semua.
Cuba ku dalami,
Sampai termimpi mimpi,
Namun apa yang ku jumpa,
Semuanya sama.
Berkecamuk hati,hatinya sendiri,
Persoalannya kini,sampai bila mampu ku bertahan,
Mampukah ku bertahan?
Wowo,
Nampak ketarakah dilema di wajah ku,
Wowo,
Diluarnya tenang tapi tuhan saja tahu.
Wowo,
Nampak ketarakah dilema di wajah ku,
Wowo,
Diluarnya tenang tapi tuhan saja tahu.
Ini semua dugaan Nya

p/s thnks tu pengupload...Boy

Thursday, August 5, 2010

Gelendangan profesional

Hari ini merupakan hari gelendangan
secara officialnya bagi aku...
Setelah mencuba pelbagai kaedah
yang nampaknya tak membuahkan hasil ...
aku buntu,hilang arah dan kawalan...
hilang pertimbangan!......macam ini!


Bagaimana rasanya apabila
kau sedang berlari tanpa arah..
kau dikejar panahan matahari...
kau ditembak peluru hujan....

Bagaimana agaknya?....
Bagaimana agaknya bila kau tidur
sambil meneruskan langkahan....

kau tidak pasti siapa diri...
kau tidak pasti bila kaki
Harus berhenti melangkah...
kau tanpa semangat....
layu dan awas!....
kau menghampiri mati......

P/s Catatan menangis...
 
Themes by: Simple-Blogskins. Powered by Blogger