Cahaya bulan itu pucat
sinarannya agak pecah-pecah
sunyi pula memainkan karektornya
menembusi keseluruhan persegi lewat malam
Sambil angin mengalir lembut
singgah di tengah-tengah paksi keliru
cuba mengacah- acah
dan mengejek Sunyi....
Perarakan awan tidak sekata
tertinggal-tinggal
kadang tidak bergerak seakan merajuk
Mimpi pula tidak Hadir
mungkin penat menunggu
orang-orang mulai senyap
hanya kenangan melambai longlai
Lalu simbiosis tidak lengkap
dan hanya Membekaskan rindu...
p/s Ibu...Bapa...adik-adik ku...aku rindu!
Get to know the Instant Film Society
-
Meet the Instant Film Society and get to know how they celebrate the art of
instant film and are keeping this cherished community connected and
thriving.
1 week ago




2 comments:
suka puisi awak. thumbs up! ^^
aku pun rindu²an jg nih..
awal pg sblm buka page aku, aku bg phormatan buka pagemu dulu & komen²..kih².
Nah bunga!! :D
Post a Comment